Minggu, 03 Mei 2009

ne sedikit buat tmen-tmen yang kebetulan masuk di blogku, info penting tentang flu babi
Apakah flu babi itu?

Flu babi adalah penyakit pernapasan yang menjangkiti babi. Disebabkan oleh influenza tipe A, wabah penyakit ini pada babi rutin terjadi dengan tingkat kasus tinggi namun jarang menjadi fatal.

Penyakit ini cenderung mewabah di musim semi dan musim dingin tetapi siklusnya adalah sepanjang tahun. Ada banyak jenis flu babi dan seperti flu pada manusia penyakit ini secara konstan berubah.

Apakah manusia bisa terjangkit flu babi?

Flu babi biasanya tidak menjalar pada manusia, meski kasus sporadis juga terjadi dan biasanya pada orang yang berhubungan dengan babi. Catatan mengenai kasus penularan dari manusia ke manusia juga sangat jarang.

Apakah ini jenis baru flu babi?

Badan Kesehatan Dunia, WHO, membenarkan bahwa setidaknya sejumlah kasus adalah versi H1N1 influenza tipe A yang tidak pernah ada sebelumnya. H1N1 adalah virus yang menyebabkan flu musiman pada manusia secara rutin. Namun versi paling baru H1N1 ini berbeda: virus ini memuat materi genetik yang khas ditemukan dalam virus yang menulari manusia, unggas dan babi.

Virus flu memiliki kemampuan bertukar komponen genetik satu sama lain, dan besar kemungkinan versi baru H1N1 merupakan hasil perpaduan dari berbagai versi virus yang berbeda yang terjadi di satu binatang sumber.

Apakah aman makan daging babi?

Ya. Tidak ada bukti flu babi menular lewat konsumsi daging binatang yang terjangkit. Namun, daging itu harus dimasak matang, suhu 70C akan membunuh virus itu.

Apakah warga harus khawatir?

Saat muncul jenis baru flu yang memiliki kemampuan menyebar dari manusia ke manusia pihak berwenang mengawai dengan seksama untuk melihat apakah memiliki potensi menyebabkan pandemi. WHO memperingatkan kasus-kasus di Meksiko dan Amerika Serikat berpotensi menyebabkan pandemi global dan menegaskan situasi ini serius.

Akan tetapi, WHO mengatakan masih terlalu dini untuk menilai situasi ini secara akurat. Saat ini, WHO mengatakan dunia hampir mendekati situasi pandemi flu dibandingkan tahun-tahun sejak 1968 - tingkat ancamannya adalah tiga dari skala enam. Tidak ada yang tahu dampak pandemi penyakit ini sepenuhnya, namun para pakar memperingatkan korban tewas bisa mencapai jutaan orang di seluruh dunia.

Pandemi flu Spanyol, yang dimulai tahun 1819 dan juga disebabkan oleh virus H1N1, menewaskan jutaan orang. Fakta bahwa kasus-kasus di Amerika Serikat sejauh ini memperlihatkan gejala-gejala ringan merupakan berita baik. Sementara parahnya wabah di Meksiko kemungkinan disebabkan oleh faktor wilayah yang tidak biasa yang kecil kemungkinan terjadi wilayah lain di dunia. Akan tetapi, fakta bahwa sebagian besar korban berusia muda menunjukkan satu hal yang tidak baisa. Biasanya flu musiman cenderung melanda kaum berusia tua.

Bagaimana dengan pengobatan dan vaksin?

Pemerintah Amerika mengatakan dua obat yang biasa digunakan untuk mengobati flu, Tamiflu dan Relenza, tampaknya efektif dalam mengatasi kasus-kasus yang terjadi sejauh ini. Belum jelas keefektifan vaksin flu yang kini ada dalam melindungi manusia dari virus baru ini, karena secara genetik berbeda dengan jenis flu lain.

Ilmuwan Amerika telah mengembangkan satu vaksin baru, namun diperlukan waktu untuk menyempurnakannya dan juga memproduksi dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi permintaan.

Bagaimana dengan flu burung?

Jenis flu burung yang menyebabkan kematian di Asia Tenggara dalam beberapa tahun ini berbeda dengan jenis flu babi yang kini mewabah. Bentuk baru flu babi ini adalah H1N1 jenis baru, sementara flu burung adalah H5N1.

Para pakar khawatir H5N1 berpotensi menyebabkan pendemi karena kemampuannya bermutasi secara cepat. Akan tetapi hingga sekarang penyakit itu masih merupakan penyakit unggas.

Mereka yang terjangkit adalah mereka yang berhubungan dengan unggas dan kasus penularan dari manusia ke manusia sangat jarang - tidak ada tanda-tanda bahwa H5N1 sudah bisa menular dari manusia ke manusia dengan mudah.

Pencegahan Penting
Obat flu babi sama dengan obat yang digunakan untuk flu biasa atau flu burung. CDC merekomendasikan obat antivirus oseltamivir (Tamiflu) atau zanamivir. Hanya saja, obat ini lebih efektif jika diberikan pada tahap dini perjalanan penyakit, saat kerusakan pada sel paru-paru belum terlalu parah.
Belum ada vaksin yang dapat melindungi manusia agar tidak terkena flu babi. Oleh karena itu, langkah pencegahan untuk membatasi penularan sangat penting. Berikut tindakan yang perlu diambil untuk mengurangi risiko penularan jika Anda sedang berada di daerah wabah flu babi :
1. Menutup hidung dan mulut dengan tissue saat batuk atau bersin. Membuang tissue ke tempat sampah setelah digunakan.
2. Mencuci tangan dengan sabun dan air, terutama setelah batuk atau bersin. Tissue yang mengandung alkohol juga dapat digunakan.
3. Menghindari kontak erat dengan orang yang sakit flu.
4. Jika sakit, hendaknya tetap berada di rumah, tidak pergi bekerja atau ke sekolah, agar tidak menginfeksi orang lain.
5. Menghindari menyentuh mata, hidung, atau mulut. Virus menular lewat bagian tubuh tersebut.

sumber : di ambil dari berbagai media.

Jumat, 26 Desember 2008

PENGALAMAN SAKIT MEMBAWA RAHMAT





Beranjak dari pengalaman kami selama 2 tahun yaitu dari bulan November 1986 sampai November 1988 kami menderita penyakit hepatitis B kronis/lever serta komplikasi dengan penyakit darah tinggi, kencing manis, ginjal dan maag dengan keluhan antara lain: kepala pening / hampa, badan kuning, muka kusam kelabu, hati mengeras terasa sakit dan perih serta mengganjal keatas, perut mual, / kembung dan bengkak, sakit pinggang, kepala bagian belakang terasa tegang.
Selama 2 tahun hidup kami sangat menderita, segala upaya untuk penyembuhan semua dilakukan baik pengobatan secara medis, sinshe, tusuk jarum, dukun, maupun secara tradisional, namun penyakit kami semakin bertambah parah, bahkan dokter yang menangani sudah pasrah.

Keadaan ini ditandai dengan kelainan perasaan anatara lain dunia terasa sempit, pandangan terasa goyang, perasaan hancur tidak pernah luput dari ingatan mati, namun apa yang kami rasakan tidak sanggup kami ceritakan kepada siapapun dan itu mungkin merupakan rahasia tuhan.
Tetapi atas dasar keimanan yang teguh kami selalu mendekati diri kepada tuhan yang maha Kuasa, berpasrah diri sambil berdoa. Dalam kaitan upaya penyembuhan ini ada 5 (lima) hal yang sering kami lakukan antara lain:
1. Melakukan sholat tahajjud
2. Melakukan sholat duha
3. Membaca Al-Qur’an setiap hari
4. Berzikir dan selalu membaca “WAIDZAA MARIDTHU FAHU WAYASFINI ( jika kamu sakit maka akulah yang menyembuhkanmu )
5. Bersedekah.

Menurut hadist nabi Muhammad saw bahwa bersedekah itu dapat menolak 70 kejahatan atau bala.
Tak lama kemudian datang hidayah Allah dimana pada suatu hari sekitar jam 04.00 wita kami bermimpi didatangi oleh seorang nenek memberitahukan cara pengobatan penyakit kami dengan 10 ( sepuluh ) macam bahan obat serta memberikan petunjuk cara meraciknya.

Akhirnya kami bangun melihat kiri-kanan didalam ruangan ternyata tidak ada orang, kemudian kami memanggil istri kami yang ada di kamar sebelah lalu kami menceritakan keaadaan mimpi tersebut. Tanpa pikir panjang menunggu pagi hari, keluarga kami beramai-ramai mencari bahan-bahan obat tersebut.
Kesepuluh macam bahan obat tersebut adalah:
1. Daun babele
2. Daun meniran
3. Daun bidara
4. Daun ceplukan
5. Temu lawak
6. Kunyit
7. Lempuyang pahit
8. Rebung bamboo kuning
9. Bawang putih
10. Air madu

Kemudian cara meraciknya sebagai berikut:
1. Ambil masing-msing 5 genggam daun babele, daun meniran, daun bidara, daun ceplukan. Daun-daun ini dikeringkan terlebih dahulu kemudian di tumbuk sampai halus dan diayak, ampasnya yang kasar dibuang.
2. Ambil masing-masing 5 induk rimpang temu lawak, kunyit, lempuyang pahit, rebung bamboo kuning, kemudian diparut sampai halus. Keempat bahan tersebut disatukan, kemudian diperas airnya sampai bening, dan ampasnya yang kasar dibuang.
3. Ambil 5 genggam biji bawang putih yang sudah dikupas kulitnya, kemudian digiling sampai halus.

Setelah kami mengamalkan obat tersebut selama tiga hari, kami mengalami mencret terus dan keluar kotoran berwarna kehitam-hitaman bercampur lender, tapi dibalik itu badan kami terasa sehat, muka sudah mulai kemerah-merahan, perut yang tadinya bengkak sudah mulai mengempis begitu pula kaki.
Dalam tempa satu setengah bulan kami mengamalkan terus obat ini, akhirnya kesehatan kami pulih kembali seperti sediakala.
Setelah diaadakan pemeriksaan laboratorium, hasilnya sangat menggembirakan karena SGPT menunjukan dari 124 U/L turun menjadi 92 U/L dan turun lagi menjadi 1 U/L dalam tempo satu bulan serta dapat merubah keadaan HBs Ag dari positif (+) menjadi negative (-) dan anti HBs menjadi positif (2/0) dan oleh dokter dinyatakan sembuh
total.



Pada kesempatan ini pula kami datang ke kantor (BKKBN Propinsi NTB) membuat teman-teman tercengang dan heran melihat keaadaan kami sudah sehat. Berbagai sentilan ucapan teman diiringi dengan guyon, ada yang menanyakan obat apa yang diminum, ada yang memberikan ucapan selamat biasa, dan ada pula yang menagatakan” Tidak Jadi Mati” dan sebagainya. Jika dibandingkan dengan keadaan sebelumnya betul-betul parah sampai –sampai membuat keluarga kami panic. Teman-teman kerabat dan sejawat berdatangan menjenguk, ada yang sampai 4 kali, karena sudah tersebar berita bahwa keadaan kami sudah tipis harapan untuk hidup. Namun semua itu adalah kehendak Allah, Tuhan yang MAha Pemurah lagi Penyayang tanpa pilih kasih masih mengabulkan permintaan hambanya yang selalu berdo’a sesuai dengan janji-Nya, “bermohonlah kamu kepada-Ku, niscya Aku akan memperkenankan permohonan dan Do’a mu”.
Dari pengalaman kami ini kemudian kami tularkan lagi kepada teman-teman sependeriataan, kebetulan ada 4 orang teman yang mengalami penyakit serupa dan setelah mengkonsumsi jamu larangga mbojo ternyata semuanya sembuh.
Dari cerita ke cerita akhirnya berkembang terus berita ini sampai menyebar ke kota-kota besar di Indonesia. Surat banyak berdatangan yaitu dari bulan maret 1990 sampai 17 april 2007 tercatat 4462 orang yang mengirim surat kepada kami, menanyakan tentang obat tradisional ini dengan mengemukan keluhan penyakit yang hampir sama dengan penyakit kami.



Dari sejumlah orang yang bersurat itu sudah tidak dapat di hitung lagi orang yang menyatakan diri sehat, sembuh, serta menyatakan kemapuhan obat tradisional tersebut. Dan sebagai bukti dapat kami kemukan pernyataan 7 orang yang kami anggap mewakili yang lain menyatakan diri sehat / sembuh setelah mengkonsumsi jamu larangga mbojo antara lain:

1. Pernyataan Wawan Bambang WS dari rembang jawa tengah dengan Hbs Ag sangat positif dimana keadaan SGOT : 221,5 U/L dan SGPT : 247 U/L berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium tanggal 5 november 1998. Setelah mengkonsumsi jamu larangga mbojo secara terus menerus sampai menghabiskan 8 toples akhirnya dapat merubah keaadaan menjadi SGOT : 16 U/L dan SGPT : 17 U/L bersdasarkan pemeriksaan laboratorium tanggal 5desember 1990 dan oleh dokter yang menanganinya dia dinyatakan sembuh total.

2. Pernyataan Sutjipto dari bojonegoro Jawa Timur berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium tanggal 30 maret 1990 bahwa keadaan SGOT : 48,9 U/L dan SGPT : 82,4 U/L. setelah mengkonsusmsi jamu larangga mbojo secara rutin dan teratur samapai menghabiskan 2 toples ( 1 toples untuk satu bulan ) maka dengan secara drastis dapat merubah keadaan menjadi SGOT : 12,5 U/L dari SGPT : 15,5 U/L berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium tanggal 22 juni 1990 dan oleh dokter yang menanganinya dia dinyatakan sembuh total.

3. Pernyataan H. Johana. H. Bakri dari pare-pare Sulawesi selatan surat per tanggal 15 maret 1991 bahwa dirinya oleh dokter yang menanganinya dia dinyatakan sembuh setelah mengkonsumsi jamu larangga mbojo sebanyak 7 toples sampai-sampai dokter menyatakan suatu keajaiban karena belum pernah menemukan kasus penderita lever / Hepatitis B separah ini bisa sembuh total. Padahal surat suaminya H. Bakri K pertanggal 12 juli 1990 menyatakan kekhawatirannya melihat perut sampai kaki istrinya bengkak dan segera meminta tolong kepada kami untuk di buatkan Jamu larangga mbojo.

4. Pernyataan H. Abdoel Moekty dari Surabaya Jawa Timur membentangkan kegembiraannya sampai mengucapkan Alhamdulillah berkali-kali dengan izin Allah bahwa dirinya dinyatakan sembuh oleh dokter yang menanganinya setelah dia mengkonsumsi jamu larangga mbojo sebanyak 4 toples secara teratur. Pemeriksaan laboratorium sebagai berikut:
- Hasil pemeriksaan tanggal 19 maret 1991 SGOT : 59 dan SGPT : 117,7
- Hasil pemeriksaan tanggal 26 maret 1991 SGOT : 39,9 dan SGPT : 83,5
- Hasil pemeriksaan tanggal 7 mei 1991 SGOT : 24,1 dan SGPT : 45,8
- Hasil pemeriksaan tanggal 20 mei 1991 SGOT : 22 dan SGPT : 25,1

5. Penyataan Arnold Da Costa dari Salatiga Jawa Tengah, surat pertanggal 9 maret 1991, mengucapkan rasa terima kasih yang terhingga kepada kami bersama keluarga atas nama dia sendiri dan seluruh keluarganya bahwa dia sudah dinyatakan sembuh oleh dokter yang menanganinya setelah mengkonsumsi jamu larangga mbojo selama kurang lebih 4 bulan sebagai bukti ditunjukan hasil pemeriksaan laboratorium sebagai berikut: SGOT : 13 U/L, Gamma : 26, jika dibandingkan sebelum dia mengkonsumsi jamu larangga mbojo keadaanya sangat mengkhawatirkan karena dia menderita penyakit hepatitis B kronis selama 2 tahun lebih dan pernah di rawat di rumah sakit salatiga selama setahun setengah.

6. Pernyataan Muhammad Ali, SU. Pegawai lembaga pemasyrakatan pare-pare selawesi selatan, surat per tanggal 15 juni 1992, di mana dia sudah dinatakan sembuh oleh dokter yang menanganinya setelah menkonsumsi jamu larangga mbojo selama kurang lebih 4 bulan secara rutin. Jika dibandingkan dengan keadaan sebelumnya dia mengalami penyakit lever kurang lebih 1 tahun. Sebagai buktinya dapat ditunjukan hasil pemeriksaan laboratorium sebagai berrikut:
- Pemeriksaan laboratorium tanggal 8 januari 1992 menunjukan SGPT : 85 U/L dan SGOT : 36 U/L
- Pemerikasaan laboratorium tanggal 18 januari 1992 menunjukan SGPT : 54 U/L dan SGOT : 24 U/L
- Pemeriksaan laboratorium tanggal 3 februari 1992 menunjukan SGPT : 38 dan SGOT : 26 U/L
- Pemeriksaan laboratorium tanggal 7 april 1992 menunjukan SGPT : 9 U/L dan SGOT : 9 U/L
Dan keadaan HBs Ag sudah menunjukan negative (-) dan begitu pula anti HBs sudah positif (+)

7. Pernyataan Drs. Indriyatmiko dari purworejo jawa tengah surat pertanggal 25 agustus 1992 mengucapkan syukur dan terima kasih kepada kami bersama keluarga sebagai tanda kegembiaran bahwa penyakitnya sudah dinyatakan sembuh oleh dokter yang menanganinya setelah mengkonsumsi jamu larangga mbojo, padahal waktu di opname di rumah sakit Jogjakarta selam 3 bulan oleh dokter yang menangnainya memperkirakan bahwa umurnya tinggal 4 bulan lagi sehingga dia beserta keluarganya semapat mengalami depresi mental yang luara biasa.
Demikian pengalaman kami selama menderita penyakit lever / hepatitis kronis serta komplikasi dengan penyakit lain dan atas hidayah Alla maka dengan mudah mendapatkan kesembuhan




PJ. TOTI MORI
IP. DEPKES. RI. 2333894
MENYEDIAKAN JAMU LARANGGA MBOJO
DAPAT MENGOBATI PENYAKIT SEPERTI:
- MAAG
- HEPATITIS / HEPATITIS
- GINJAL
- LEVER
- DARAH TINGGI / HIPERTENSI
- KENCING MANIS
- MEMPERBAIKI FUNGSI LAMBUNG
- MEMPERLANCAR PENCERNAAN
- MEMPERBAIKI METABOLISME TUBUH

Kantor:
Jln. Ade Irma Suryani. Gg. Panda IV. No. 1-2
Kota Mataram (83122)
Nusa Tenggara Barat

HUBUNGI AGEN KAMI:
1. FADLIH :
No HP: 08175719007
2. Muhammad Saleh
No. HP: 081917212588

Jumat, 19 Desember 2008

Hai Temen-temen yang lagi butuh Refrensi Judul Skirpsi silahkan lihat koleksi judul yang ada di Blog Ini... Semoga Membantu....

1. Skripsi dan Jurnal FKM
A. Skripsi
a.
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN YANG MENJALANI RAWAT
b.
HUBUNGAN BEBERAPA FAKTOR RISIKO PENCEREMARAN TERHADAP KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR SUMUR GALI
c.
HUBUNGAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN PRODUKTIFITAS PEKERJA SAWMEL
d.
HUBUNGAN PERILAKU PENJAMAH MAKANAN DENGAN KEADAAN SANITASI PENGOLAHAN MAKANAN PADA INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT UMUM
e.
SOSIO BUDAYA POLA MAKAN ANAK UMUR 0-1 TAHUN PADA MASYARAKAT SUKU SASAK DI DESA.....?
f.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PENJAMAH MAKANAN DENGAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS MAKANAN PADA RUMAH MAKAN DI....?
g.
HUBUNGAN FAKTOR KARAKTERISTIK IBU BALITA, DUKUNGAN KADER DAN TOKOH MASYARAKAT DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN IBU BALITA KEPOSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS...?
h.
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN RUMAH SEKITAR PANTAI TERHADAP KEJADIAN KASUS MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS
I.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA SEKOLAH DASAR...?
B. Jurnal
a.
STUDI PERBANDINGAN CAKUPAN PERSALINAN OLEH TENAGA KESEHATAN SEBELUM DAN SESUDAH DIBERLAKUKANNYA PEMBEBASAN BIAYA PERSALINAN PUSKESMAS DAN POLINDES PADA IBU HAMIL YANG MEMILIKI BUKU KIA DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH
b.
HUBUNGAN MANAJEMEN PELAYANAN BALITA ISPA DENGAN KEPUASAN IBU BALITA ISPADI PUSKESMAS WAWO UTARA KABUPATEN BIMA

2. SKRIPSI DAN JURNAL EKONOMI
untuk skripsi dan jurnal ekonomi masih sedang diposting mohon bersabar

Koleksi Judul-judul Skripsi Gratis dan Menerima Konsultasi Skripsi

Koleksi Judul Skripi
Bagi Temen-temen yang kesulitan dalam menentukan judul skripsi bisa mendownlod secara gratis... tis. tis..dari blog saya. untuk koleksi lebih lanjut saya akan masukkan tanggal 22 Desember 2008


Konsultasi Skripsi

Bagi temen-temen yang kesulitan dalam menangani skripsi, bisa berkonsultasi secara gratis baik melalui email saya di aleh_6783@yahoo.com ataupun no HP saya yaitu 081917212588.

Blog Ini Juga mempromosikan Obat Tradisional daerah Mbojo

Blog ini juga mempromosikan obat-obat tradisional daerah Mbojo ciptaan Bapak Drs. Abdullah Landa, yang khasiatnya dapat menyebuhkan berbagai penyakit diantara Hepatitis A dan B, Mandul dan Penyakit-penyakit Kronis Lainnya. Info Pemesanan Fadli HP: 08175719007 dapat mengirim email ke alamat pemilik Blog ini.